SPMB Metro 2026 Dibuka, Pemkot Metro Minta Sekolah Jangan Layani Titipan
Oplus_131072
Kota Metro — Gerbang masuk SMA/SMK negeri di Kota Metro bakal kembali jadi “medan persaingan” ribuan calon siswa. Menjelang Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, Pemkot Metro menegaskan proses seleksi harus berjalan bersih tanpa celah titipan maupun pungutan liar.
Komitmen itu disampaikan Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso saat menerima audiensi Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Lampung bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) di Rumah Dinas Wali Kota Metro. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi koordinasi untuk memastikan mekanisme penerimaan berjalan transparan dan sesuai aturan, termasuk soal kuota dan jalur seleksi.
Bambang menegaskan, pelaksanaan SPMB harus benar-benar bebas dari intervensi pihak mana pun. Ia secara tegas meminta agar sekolah tidak melayani titipan dari pihak tertentu, termasuk dari oknum yang mencoba memanfaatkan jabatan maupun kedekatan personal.
“Pemerintah Kota Metro mendukung penuh pelaksanaan SPMB yang transparan dan sesuai aturan. Jangan sampai ada praktik titipan ataupun pungutan liar yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan,” tegas Bambang. (16/05/2026)

Menurut Bambang, kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan bisa runtuh apabila proses penerimaan siswa baru dipenuhi permainan. Ia menilai, SPMB harus menjadi pintu masuk pendidikan yang adil bagi seluruh anak, bukan justru menjadi ruang bagi praktik tidak sehat yang merugikan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk ikut terlibat mengawasi jalannya SPMB. Mulai dari sekolah, panitia pelaksana, pengawas pendidikan, hingga masyarakat luas. Menurutnya, pengawasan kolektif diperlukan agar SPMB berlangsung tertib, profesional, dan akuntabel.
Bambang menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, dan pihak sekolah harus terus diperkuat demi mewujudkan sistem pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan. Ia menekankan, pendidikan adalah layanan publik yang harus bisa diakses seluruh masyarakat Kota Metro tanpa diskriminasi, tanpa permainan, dan tanpa pungutan tambahan.
“Saya harap pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 bisa berjalan lancar sesuai ketentuan, sekaligus memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik baru untuk bersaing secara sehat berdasarkan jalur dan kuota yang telah ditetapkan,” harapnya. (ADV)
